Beli Rumah Tanpa Utang, Mungkinkah? Yuk, Simak Triknya di Sini

Siapapun pasti sepakat bahwa rumah adalah salah satu kebutuhan utama setiap orang untuk mendukung kelangsungan hidup. Jadi, cepat atau lambat, kebutuhan atas rumah harus Anda penuhi. Namun, beli rumah sendiri pada kenyataannya tidaklah semudah membeli barang primer lain seperti makanan atau pakaian. Pasalnya, harga rumah terbilang mahal dan terus naik dari tahun ke tahun. Butuh dana besar hingga ratusan juta rupiah bahkan miliaran rupiah untuk bisa memiliki sebuah rumah yang layak. Tidak heran bila banyak orang akhirnya memilih berutang atau memanfaatkan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) untuk membantu beli rumah. Mungkinkan beli rumah tanpa utang?

Periode cicilan pinjaman yang sangat panjang kerap kali membuat orang ragu untuk membeli rumah dengan cara berutang atau KPR. Pertanyannya, mungkinkahbeli rumah tanpa utang atau tanpa KPR? Bila Anda termasuk yang kurang nyaman berutang untuk membeli rumah, jangan dulu putus asa. Membeli rumah tanpa utang bukanlah hal mustahil. Sepanjang Anda memiliki perencanaan keuangan yang tepat, memiliki hunian sendiri tanpa terbebani utang bisa terwujud. Berikut beberapa trik yang bisa Anda jalankan.


Susun rencana keuangan

Tujuan keuangan Anda adalah bisa membeli sebuah rumah tanpa perlu memakai dana pinjaman, baik utang ke bank atau utang ke pihak lain. Supaya bisa tercapai, terlebih dulu Anda perlu menentukan hunian seperti apa yang ingin Anda miliki, target waktu pembelian dan dengan cara apa Anda mengumpulkan dana pembelian rumah.

Jenis hunian saat ini jauh lebih bervariasi dengan berbagai kelebihan dan kekurangan. Anda tidak harus melulu melihat rumah tapak atau landed house. Hunian vertikal seperti rumah susun atau apartemen juga bisa menjadi pertimbangan yang menarik. Atau, Anda juga bisa menimbang membeli kavling tanah saja dan menyusun rencana pembangunan rumah tumbuh secara bertahap sesuai kemampuan finansial.


Eksplorasi seluruh opsi dan tentukan kriteria penting seperti budget pembelian rumah yang bisa Anda jangkau, lokasi hunian yang Anda inginkan. Bandingkan skenario-skenario kebutuhan dana antara membeli rumah tapak, rumah susun dengan membeli kavling tanah dan membangun sendiri rumah tumbuh.

Sebagai gambaran, di daerah pinggiran Jabodetabek seperti Serpong, Anda masih bisa menemukan rumah dengan harga Rp400-an juta yang cukup dekat dengan stasiun kereta. Sedangkan apartemen atau rumah susun, harganya tidak jauh dari angka itu walau lokasinya kadangkala kurang strategis. Adapun kavling tanah bisa memberi Anda keleluasaan lebih dalam memilih lokasi yang strategis dengan budget lebih terjangkau. Akan tetapi Anda harus pula menyiapkan anggaran untuk membangunnya kelak.

Setelah Anda memutuskan opsi dan skenario pembelian rumah, saatnya menyusun strategi pencapaian tujuan. Anggaplah Anda berniat membeli rumah tapak di pinggiran Jabodetabek dengan anggaran antara sekitar Rp400 juta dan target pembelian 5 tahun lagi. Maka, kebutuhan anggaran yang Anda siapkan perlu memperhitungkannya dengan inflasi atau kenaikan harga properti.

Bila diasumsikan kenaikan harga properti rumah tapak sekitar 10% per tahun, maka 5 tahun mendatang, anggaran yang harus Anda miliki agar bisa membeli rumah tanpa berutang adalah Rp644 juta. Bagaimana cara mengumpulkan uang sebesar itu dalam 5 tahun? Tidak ada cara lain selain berinvestasi di instrumen yang mampu tumbuh di atas 10% per tahun. Anda bisa menimbang membiakkan dana di instrumen yang cukup prospektif dalam jangka panjang seperti saham, reksa dana saham atau reksa dana campuran.

Tantangan terbesar ketika Anda memiliki rencana beli rumah tanpa utang adalah apakah langkah pengumpulan kebutuhan dana bisa mengimbangi inflasi kenaikan harga properti yang Anda incar. Maka itu, supaya lebih mungkin tercapai, mulailah upaya pengumpulan dana melalui investasi seawal mungkin begitu Anda memiliki penghasilan sendiri.

Untuk membantu komitmen dan kedisiplinan Anda dalam berinvestasi, aktifkan fitur otodebit sehingga penghasilan Anda bisa langsung terpotong untuk alokasi investasi demi mencapai tujuan keuangan tersebut. Sebagai contoh, untuk mengumpulkan uang sebesar Rp644 juta dalam 5 tahun, Anda bisa memulai investasi berkala sebesar Rp5,4 juta per bulan dalam instrumen investasi yang mampu tumbuh 25% per tahun. Agar bisa menyisihkan dana sebesar itu setiap bulan, Anda perlu menjalankan strategi berhemat atau menambah penghasilan agar bisa lekas mengejar target pengumpulan dana.



Beli rumah tanpa utang memang bukan hal yang mudah. Terlebih dengan laju kenaikan harga properti yang seringkali kencang melampaui inflasi. Jadi, akan sangat mungkin dana yang Anda kumpulkan melalui investasi kesulitan mengejar kebutuhan dana pembelian kelak saat target pembelian tiba. Maka itu, Anda perlu tetap fleksibel dalam menjalankan rencana pembelian rumah tanpa utang ini.

Anda mungkin sudah menetapkan rumah seperti apa yang Anda incar dan lokasinya di mana. Namun, apabila properti incaran tersebut kenaikan harganya sudah sulit terkejar, luwes saja untuk mengganti rencana dengan kemampuan finansial yang Anda miliki. Misalnya, dana yang Anda kumpulkan sudah mencapai Rp400 juta namun rumah yang Anda incar harganya sudah Rp550 juta dan kemungkinan akan terus naik cepat sedangkan kinerja investasi tengah buruk, sehingga akan sangat sulit mengejar kecepatan harga rumah. Jangan takut untuk bersikap fleksibel dengan mengganti rencana beli rumah menjadi membeli kavling tanah lebih dulu. Lalu, secara bersamaan tetaplah fokus untuk berinvestasi untuk mengumpulkan kebutuhan dana pembangunannya kelak.

Beli rumah tanpa utang memang membutuhkan usaha dan kerja keras yang lebih besar. Namun, ketiadaan utang akan membuat beban keuangan Anda di masa mendatang jauh lebih ringan. Supaya upaya pengumpulan kebutuhan dana pembelian rumah bisa lebih cepat tercapai, Anda perlu bertindak dan bekerja lebih keras. Caranya, menambah penghasilan lebih cepat dari seharusnya sehingga uang yang bisa Anda sisihkan bisa lebih besar.

Bagaimana mendapatkan penghasilan lebih besar secara cepat? Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Antara lain, mencari pendapatan sampingan yang memberi hasil cukup besar. Misalnya, menjajaki peluang pendapatan sebagai agen asuransi, broker mobil bekas atau agen properti. Bisa juga dengan berjualan online yang memberi cuan besar, seperti jual beli barang impor. Cara lain, rajin pindah kerja ke perusahaan yang bisa memberikan gaji lebih besar. Memang, ada risiko finansial ketika Anda menjadi seorang “kutu loncat”. Tapi, bila Anda memiliki bekal skill yang mumpuni, berpindah-pindah pekerjaan demi mengejar gaji tinggi adalah cara yang sangat efektif meraih pendapatan besar lebih cepat.

Dengan menerapkan empat strategi tersebut, rencana beli rumah tanpa utang bukan lagi hal yang mustahil Anda wujudkan. Siap memulai?

Beli Rumah Tanpa Utang, Mungkinkah? Yuk, Simak Triknya di Sini  Beli Rumah Tanpa Utang, Mungkinkah? Yuk, Simak Triknya di Sini Reviewed by Admin Makassar on 23.21 Rating: 5

Tidak ada komentar:

rumah makassar dot com

Diberdayakan oleh Blogger.